KWARRAN DAWUAN

 

Dawuan, 15 Februari 2026 

PASDAWIHA (Pramuka SMKN 1 Dawuan Ambalan Dewi Sartika dan Mohammad Toha) melaksanakan kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) bagi Pengurus Dewan Ambalan Gugus Depan 26.057 dan 26.058 pada tanggal 14–15 Februari 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali pengurus baru dengan pemahaman organisasi serta memperkuat komitmen dalam menjalankan roda kepramukaan di gugus depan.

Kegiatan yang dihadiri oleh Pembina Putra Kak Tatang Sonjaya, S.Pd., Pembina Putri Kak Ela Nurlaela, S.Tr.Kom., jajaran Kwarran Dawuan, serta Dewan Kehormatan ini diawali dengan apel pagi pada pukul 07.00 WIB yang berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat.

Setelah apel, peserta menerima materi pembahasan AD/ART Gugus Depan yang menjadi landasan utama dalam menjalankan organisasi. Pengesahan AD/ART dilakukan oleh pihak Kwarran Dawuan sebagai bentuk legalitas dan penguatan tata kelola organisasi di lingkungan gugus depan.

Memasuki rangkaian Safari Camp, suasana kebersamaan semakin terasa. Pada malam hari dilaksanakan api unggun yang menjadi momen refleksi dan penguatan jiwa kepramukaan. Amanat api unggun disampaikan oleh Pembina Putra, Kak Tatang Sonjaya, S.Pd., yang menekankan pentingnya tanggung jawab, disiplin, serta loyalitas dalam mengemban amanah sebagai pengurus Dewan Ambalan.

Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan serah terima jabatan dari pengurus lama kepada pengurus baru. Pradana Putra sebelumnya, Hildan Hermansyah, dan Pradana Putri, Zahra Dwi Cahya, secara resmi menyerahkan estafet kepemimpinan kepada pengurus terpilih, yaitu Hildan Hermansyah sebagai Pradana Putra dan Nabila Fauziah sebagai Pradana Putri. Prosesi ini menjadi simbol regenerasi dan keberlanjutan kepemimpinan di tubuh PASDAWIHA.

Safari Camp turut diisi dengan amanat dari jajaran Kwarran Dawuan. Kak Ade Junaedi selaku Wakil Ketua Bidang Pembinaan Anggota (Waka Binawasa) Kwarran Dawuan menyampaikan bahwa dengan adanya AD/ART di gugus depan PASDAWIHA, diharapkan kualitas organisasi semakin meningkat serta mampu memberikan pengabdian terbaik bagi gugus depan, bangsa, dan agama.

Sementara itu, Kak Dedi Rahmat Setiadi selaku Sekretaris Kwarran Dawuan memberikan amanat tentang pentingnya keikhlasan dalam menjalankan organisasi kepramukaan. Beliau menegaskan bahwa pengabdian dalam Pramuka bukan sekadar jabatan, melainkan bentuk tanggung jawab moral dan pembelajaran karakter.

Dengan terlaksananya Diklat ini, diharapkan Pengurus Dewan Ambalan Gugus Depan 26.057 dan 26.058 masa bakti 2026 dapat menjalankan tugas dengan penuh semangat, dedikasi, dan integritas. PASDAWIHA terus berkomitmen menjadi wadah pembinaan karakter yang unggul, berlandaskan nilai-nilai kepramukaan demi kemajuan gugus depan dan bangsa.

Tatang Sonjaya, S.Pd

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama